KABAR REMBANG


Rembang Today !

Posted in Uncategorized oleh masheruku pada Juli 18, 2009
Masyarakat Diminta Hemat Air

Rembang-Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Hamzah fatoni SH. MKn. berharap dalam menghadapi musim kemarau tahun ini agar masyarakat di wilayah kabupaten Rembang dapat menghemat pemakaian air. Pasalnya setiap memasuki musim kemarau , problem kekurangan air selalu terjadi di daerah Rembang. Sebab curah hujan di kabupaten Rembang tergolong rendah. Selain itu Rembang tidak memiliki sungai yang besar.

Dijelaskan Hamzah fatoni, Untuk mengantisipasi kekeringan di kabupaten Rembang, saat ini telah dibangun embung-embung berskala besar seperti embung lodan di kecamatan sarang, embung Banyukuwung dikecamatan Sulang, embung Panohan dikecamatan Gunem, dan beberapa embung lainnya baik berskala menengah maupun kecil.

Pembangunan embung baik berskala besar, menengah maupun skala kecil yang ada di masing-masing desa, serta memperluas jaringan air bersih kesemua wilayah kecamatan yang kekurangan air melalui berbagai program, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air. Sementara embung-embung yang berfungsi untuk menampung air hujan dimanfaatkan juga untuk air bersih sumber PDAM dan pengairan pertanian.

Dikatakan Hamzah fatoni, Gejala kekeringan biasanya memasuki bulan agustus akan terasa. Untuk itu pihaknya meminta kepada masyarakat dikabupaten Rembang agar menghemat pemakaian air, baik untuk kebutuhan pertanian, kebutuhan minum ternak, maupun kebutuhan air bersih. Pemerintah juga menghimbau kepada masyarakat untuk mencari sumber-sumber air bawah tanah yang dapat diekplorasi untuk kepentingan masyarakat banyak.

Sedangkan untuk mengantisipasi kekeringan menurut Hamzah fatoni ada tiga hal yang perlu diperhatikan masyarakat Rembang yaitu, masalah kerawanan pangan, kekurangan air bersih, dan bahaya kebakaran. Sebagai langkah penanggulangannya, Pemkab Rembang mendirikan Posko yang bertugas menampung masukan-keluhan masyarakat terutama berkaitan air bersih.

Untuk tahun ini pemkab Rembang menyediakan dana APBD sebesar Rp. 300 Juta untuk mencukupi kebutuhan air bersih sebanyak 2000 tangki. Sedang kebutuhan setiap musim kemarau diperkirakan sebanyak 2500 tangki. Biasanya kekurangan 500 tangki dibantu oleh Bakorlin. Sementara dalam setiap tahunnya dari 294 desa, desa yang mengajukan permintaan droping air bersih sebanyak 215 desa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: